Bagi Pelaku Usaha yang memiliki data proyek transisi sebelum penerapan PP 28 (5 Oktober 2025) dengan persyaratan tata ruang telah terbit namun perizinan berusahanya belum rampung, silakan mengakses panduan Pengajuan Perizinan Berusaha (Data Lama).









Temukan klasifikasi usaha berdasarkan kode, judul, atau uraian kegiatan.
Subgolongan ini mencakup - penggergajian, penghalusan, pemrosesan, dan penyempurnaan kayu; - penggergajian dan penghalusan kayu dengan mesin; - pengirisan, pengulitan, dan pemotongan kayu gelondongan; - pembuatan kayu untuk bantalan rel kereta; - pembuatan lantai kayu yang belum dirakit; - pembuatan wol kayu, tepung kayu, irisan kayu, dan partikel kayu di luar kegiatan kehutanan. Subgolongan ini juga mencakup - impregnasi atau penanganan kayu secara kimia menggunakan bahan pengawet atau zat lainnya; - kegiatan umum untuk pengolahan dan penyempurnaan kayu, yang biasanya dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak; - pengeboran, pembubutan, penggilingan, pengikisan, penghalusan, pelapisan, penggergajian, penajaman, pemolesan, pengelasan, dan penyambungan kayu; - pengeringan kayu (pengawetan) secara industrial; - penanganan kayu kasar dengan cat, pewarna, atau bahan pengawet lainnya. Subgolongan ini tidak mencakup - pembalakan dan produksi kayu dalam keadaan kasar, lihat subgolongan 0220; - pembuatan lembaran lapisan venir (kayu halus) yang cukup tipis yang digunakan dalam pembuatan kayu lapis, papan kayu, dan panel kayu, lihat subgolongan 1621; - pembuatan sirap, manik-manik kayu, dan papan hias tembok, lihat subgolongan 1622.